Senin, 14 September 2015

SACRIFICE






Laira Anastasya Willeam

Di balik tawa itu menyimpan deritaku,di balik kesempurnaan itu menyimpan Kekuranganku ,apakah salah kalau aku membencinya ,apakah salah aku menginginkan posisinya ,dia yang merebut semuanya dariku ,namun mampukah aku membencinya kalau dia juga sama tak tau apa-apa sama seperti ku .

Kesakitan itu menutupi semuanya ,rasa benci yang menggelora kepada ibu kandungnya membuat laira membenci keseluruhan keluarga sang ibu .Namun laira sadar di balik benci itu dia menyimpan rasa kepada sang kakak tiri .Walaupun dia sangat membenci bunda yang dulu meninggalkannya, di lubuk hati laira dia sangat merindukan kasih sayang orang ibu ,hingga ia membuang rasa benci itu untuk kehidupan yang baru,di sadar lukanya akan tetap berdarah bila dia masih menyimpan api yang membara dalam dirinya.

Namun bagaimana jika  ketidaksempurnaan yang ada pada dirinya justru membuat ia kembali hancur untuk kedua kalinya,setelah dia berfikir ada sedikit harapan akan semua mimpinya .dan saat semuanya terungkap semuanya sudah sangat terlambat .

Laira
Aku hanya ingin merasakan rasanya pulang kerumah ,karena di luar sana kehiduan sangat kejam terhadapku.

Mampukah ia memaafkan kembali ??