Laira Anastasya Willeam
Di balik tawa itu menyimpan deritaku,di balik kesempurnaan itu menyimpan
Kekuranganku ,apakah salah kalau aku membencinya ,apakah salah aku menginginkan
posisinya ,dia yang merebut semuanya dariku ,namun mampukah aku membencinya
kalau dia juga sama tak tau apa-apa sama seperti ku .
Kesakitan itu menutupi semuanya ,rasa benci yang menggelora kepada ibu
kandungnya membuat laira membenci keseluruhan keluarga sang ibu .Namun laira
sadar di balik benci itu dia menyimpan rasa kepada sang kakak tiri .Walaupun
dia sangat membenci bunda yang dulu meninggalkannya, di lubuk hati laira dia
sangat merindukan kasih sayang orang ibu ,hingga ia membuang rasa benci itu
untuk kehidupan yang baru,di sadar lukanya akan tetap berdarah bila dia masih menyimpan api yang membara dalam dirinya.
Namun bagaimana jika ketidaksempurnaan yang ada pada dirinya justru membuat ia
kembali hancur untuk kedua kalinya,setelah dia berfikir ada sedikit harapan
akan semua mimpinya .dan saat semuanya terungkap semuanya sudah sangat terlambat .
Laira
Aku hanya ingin merasakan rasanya pulang kerumah ,karena di luar sana kehiduan sangat kejam terhadapku.
Aku hanya ingin merasakan rasanya pulang kerumah ,karena di luar sana kehiduan sangat kejam terhadapku.
Mampukah ia memaafkan kembali ??
